Untuk mantan kekasihku…

Bismillahirrahmanirrahim…
Mencoba untuk menuliskannya, kusampaikan kepadamu, maafkan aku.

Teringat masa saat ku putuskan hubungan terlarang kita saat itu,saat aku ingin belajar menjadi lebih baik dari yang ssekarang. Kau begitu murka padaku, tak mempercayai aku, padahal aku selalu percaya kepadamu dan berikan apa yang kau minta. tapi aku lebih takut pada murka Allah Azza Wa Jalla. aku sudah mencoba menjelaskan dengan sangat pelan agar kau mau membuka hati dan memahami semua penjelasanku. tapi kau selalu egois…

Tak apa kau begitu marah padaku,sampai aku ingat kau putuskan hubungan ukhuwah kita. Kau tak mau mengenalku lagi, ini lah yang paling aku benci dari hubungan terlarang.  Awalnya begitu indah, akhirnya begitu rendah. Tak ada lagi keindahan yang ada kebencian. Hingga aku tahu mengapa hubungan itu begitu terlarang, karna setelah keindahan itu hilang yang datang kebencian yang nyata, hilang pula ukhuwah islamiyah di antara kita. Aku bersyukur,aku tersadar sebelum aku tersungkur.

Begitu bencinya kah kau padaku, hingga masa di mana kau berkata, kau mencintaiku namun begitu menyakitkan ku tak membalas cintamu. Tidak..tidak seperti itu. Hati ini merasakan Rasa, namun ku ingin kau segera menyandingku. Namun yang ku terima adalah harapan-harapan palsu dengan alasan yang tak berarti,hanya untuk menghalalkan hubungan terlarang.

Maafkan aku,aku lebih rela kehilangan cintamu daripada aku harus kehilangan cinta sejatiku,Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Perih ini menjalar begitu saja ketika ku tahu kau bersanding dengan yang lain ,namun perih ini pasti akan di gantikan dengan yang lebih baik, itu janji-Nya. Daripada aku menanggung perih dalam siksa api nerakaNya kelak dengan bahagiaku di dunia. Lebih baik aku menanggung perih sekarang dan aku akan mendapatkan yang jauh lebih baik,yaitu bahagia dengan pilihanNya dan bahagia dalam surgaNya.

Kini aku tahu, mencintai memang sangat mudah,tapi untuk meraih cinta kadang sangat sukar. Maka aku mulai belajar untuk mencintai tanpa harus aku terima balik cintanya. Namun semua itu tak berlaku padaNya. Aku mencintaiNya,Dia lebih mencintaiku. Aku melupakanNya,Dia tetap memberiku kasih sayang. Ketidakadilanku padaNya membuatku semakin jatuh cinta padaNya,sehingga ku mampu segera melupakanmu.

Aku memang tak pernah tahu apa itu jatuh cinta, setelah aku kehilangan cintaku. Begitu pun dengan apa yang aku rasakan,telah lama aku kehilangan rasa,hingga ku tersadar dari keterpurukanku. Aku benar-benar merasakan jatuh cinta,terasa setelah aku kehilangannya. Aku jatuh cinta pada Nya,aku begitu merindukanNya

Maafkan aku mantan kekasihku,karena aku telah jatuh cinta pada Kekasih Terindahku. Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Wallahu’alam bi Shawwab.

4 thoughts on “Untuk mantan kekasihku…

  1. cinta…
    bahasan yg g’bakalan habis buat diBahas
    g’bakalan basi
    ada aj…

    tapi ketika berbicara tentang cinta n kenangan
    akan terasa nyerinya
    luka yang belum mengering
    dan ingatan akan kebersamaan yang takkan terhapus dengan mudah
    itu cinta

    cinta yang bertahun-tahun dulu pernah menyapa
    menyita satu ruang di hati
    menghadirkan senyum, canda dan tawa
    kerinduan yang nikmat
    rasa nyaman dicintai, disayangi dan diperhatikan
    itu cinta..
    tetapi kini
    sakit terasa ketika mengingatnya
    walaupun ikatan hati itu tak jua putus
    tapi itu yg makin menyakitkan
    terlebih ketika kata cinta itu kembali terlontar
    sudahlah…
    akan lebih baik u/ tidak saling mengenal
    u/ saling melupakan
    u/ saling memperbaiki diri
    coz maybe itu yang terbaik

  2. Yakinkan aku Tuhan dia bukan milikku,biarkan waktu..waktu,hapus aku.. *eh,kok nyanyi

    oh Tuhan tolonglah aku,hapuskan air mataku,akupun ingin bahagia,walau tak brsama diaa.. *lagu jg.wkwkwk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s