Semangat KIta

”Awalnya adalah revolusi dengan semangat meletup-letup,

setelah itu adalah kerja membangun dengan kesabaran berlipat-lipat.

Tadinya hanya satu kalimat singkat,  seterusnya adalah konsistensi hingga akhir hayat.

Sebelumnya hanya lintasan ide dalam pikiran, selanjutnya adalah penelitian pembuktian yang menuntut ketekunan panjang.

Jika semangat itu seperti sungai maka kesabaran harus seperti samudera”

“Memang, tabi’at jalan dakwah tidak akan pernah mudah, bukan jalan yang bertabur bunga,

 namun penuh onak duri, bertebaran aral melintang.

Tapi yakinlah, ‘buah’nya akan manis, meskipun belum tentu bisa kita nikmati di dunia.

Laa haula wa laa quwwata illaa billah”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s